Kamis, 20 Oktober 2011

MENGENAL SIMPUS LEBIH DEKAT UNTUK PUSKESMAS


 LATAR BELAKANG SIMPUS

Puskesmas sebagai salah satu institusi pelayanan umum, dapat dipastikan membutuhkan keberadaan sistem informasi yang akurat dan handal, serta cukup memadai untuk meningkatkan pelayanan puskesmas kepada para pengguna (pasien) dan lingkungan terkait. Dengan lingkup pelayanan yang begitu luas, tentunya banyak sekali permasalahan kompleks yang terjadi dalam proses pelayanan di puskesmas. Banyaknya variabel di puskemas turut menentukan kecepatan arus informasi yang dibutuhkan oleh pengguna dan lingkungan puskesmas.

BULAN IMUNISASI CAMPAK dan POLIO

SP2TP



PENGUATAN DATA BASE PUSKESMAS DI KABUPATEN PANGKEP DENGAN PENDEKATAN TEKHNOLOGI INFORMATIKA












 













 









 




PROPOSAL
PENGUATAN DATA BASE PUSKESMAS
DI KABUPATEN PANGKEP
DENGAN PENDEKATAN TEKHNOLOGI INFORMATIKA


PENDAHULUAN

Puskesmas merupakan salah satu institusi pemerintah yang memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di suatu wilayah tertentu. Lingkup pelayanan yang begitu luas, tentunya berpotensi menimbulkan permasalahan yang kompleks sehingga keberadaan system informasi yang akurat dan handal mutlak diperlukan. Sistem informasi diperlukan untuk mengumpulkan, mencatat, mengelola, menyimpan dan memanfaatkan data untuk menyelesaikan masalah-masalah kesehatan masyarakat. Namun banyaknya variabel di puskemas turut menentukan kecepatan arus informasi yang dibutuhkan oleh pengguna di lingkungan puskesmas.
Saat ini pengumpulan data di puskesmas sebagian besar masih dikerjakan secara manual, dengan melakukan pencatatan pada buku-buku registrasi dan mengisi beberapa jenis formulir. Metode ini tidak efisien dari sisi waktu dan tenaga karena seringkali terjadi pengulangan pekerjaan yang sama untuk beberapa formulir yang berbeda. Masih sedikit puskesmas yang menggunakan komputer untuk mengolah data, apalagi memanfaatkan data bagi kepentingan kepentingan pengambilan keputusan.

RENSTRA PUSKESMAS MINASATENE PERIODE 2011 - 2015


BAB I
                                            PENDAHULUAN                           
 
A.    Latar Belakang
Dokumen Rencana Strategis (Renstra) Puskesmas Minasatene Kabupaten Pangkep  ini adalah dokumen kerja Dinas/SKPD untuk masa kerja lima tahun mendatang. Dokumen ini menjadi penting karena dalam masa lima tahun tersebut, SKPD berkewajiban untuk mempertanggung jawabkan kinerjanya sesuai dengan dokumen perencanaan ini. Selain itu urgensi penyusunan Renstra SKPD ini adalah :
1.      Menjadi acuan penyusunan Renja SKPD
2.      Dasar penilaian kinerja Kepala SKPD
3.      Menjadi acuan penyusunan Lakip SKPD

Jumat, 22 April 2011

KEGIATAN DLM GAMBAR 2












KEGIATAN DLM GAMBAR 1






HKN


PROFIL KECAMATAN SAYANG IBU (KSI)

PROFIL  KECAMATAN SAYANG IBU KECAMATAN MINASATENE KABUPATEN PANGKEP TAHUN 2010

EMPAT  UNSUR  PELAKSANAAN KECAMATAN SAYANG IBU
1.    PELAKSANAAN DITINGKAT PEMERINTAH DAERAH KAB.PANGKEP MENDUKUNG TERCAPAINYA KECAMATAN SAYANG IBU           DI KABUPATEN PANGKEP
2.    PELAKSANAAN DITINGKAT KECAMATAN UNTUK MENCIPTAKAN WILAYAH KECAMATAN      SAYANG IBU
3.    PELAKSANAAN DITINGKAT DINAS KESEHATAN KABUPATEN PANGKEP SEBAGAI UNSUR TERKAIT MEMBINA TERCIPTANYA KECAMATAN SAYANG IBU
4.    PELAKSANAAN DIPUSKESMAS DAN KELURAHAN SEBAGAI WILAYAH KERJA KECAMATAN     SAYANG IBU

Senin, 18 April 2011

PROSEDUR PENATALAKSANAAN PASIEN ASMA BRONKHIAL

Defenisi
Asma bronkhiale adalah suatu keadaan sesak napas yang disebabkan oleh penyempitan saluran napas sebagai reaksi alergi terhadap bahan tertentu (debu, bulu-bulu halus, suhu dingin dll).

PENATALAKSANAAN DEMAM BERDARAH DENGUE

Definisi
Demam berdarah dengue (DBD) adalah suatu infeksi akut yang disebabkan oleh virus dengue. Gejala utama demam dan manifestasi perdarahan pada kulit maupun bagian tubuh kulit ataupun bagian tubuh lainnya yang bertendensi menimbulkan renjatan dan dapat berlanjut menimbulkan kematian