Selasa, 22 Desember 2015
Rabu, 08 Januari 2014
PRIMARY CARE BPJS 2014
SISTEM INFORMASI PELAYANAN PASIEN (PCARE BPJS) PKM MINASATE'NE
Primary Care
Sistem informasi pelayanan pasien yang ditujukan umtuk pasien BPJS\(Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) berbasis Komputer dan Online via inernet. Pcare Dipublikasikan untuk Pelayanan primer untuk puskesmas dan mencakup pelayanan dasar seperti entry data Pasien dan pengolahan data ,mencakup: pendaftaran pasien dan pelayanan pasien: yang mencakup pemeriksaan pasien, penegakan diagnosa , pembeian terapi /obat, pemeriksaan laboratorium ,dan sampai tahap pemberian rujukan..
Konsep yang mendasar adanya PCARE ,diharapakan semua data kesehatan ,khususnya yang berhubungan dengan pelayanan pasien besifat Real Time ,terintegrasi dari setiap bagian di suatu institusi pelayanan kesehatan
Primary Care
Sistem informasi pelayanan pasien yang ditujukan umtuk pasien BPJS\(Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) berbasis Komputer dan Online via inernet. Pcare Dipublikasikan untuk Pelayanan primer untuk puskesmas dan mencakup pelayanan dasar seperti entry data Pasien dan pengolahan data ,mencakup: pendaftaran pasien dan pelayanan pasien: yang mencakup pemeriksaan pasien, penegakan diagnosa , pembeian terapi /obat, pemeriksaan laboratorium ,dan sampai tahap pemberian rujukan..
Konsep yang mendasar adanya PCARE ,diharapakan semua data kesehatan ,khususnya yang berhubungan dengan pelayanan pasien besifat Real Time ,terintegrasi dari setiap bagian di suatu institusi pelayanan kesehatan
Proses Penerapan PCARE Di Puskesmas
Begitu cepatnya arus
informasi sistem data pelayanan kesehatan sekarang dan akan datang,
tantangan dan tuntutan untuk bisa beradaptasi dengan keadaan yang
mungkin banyak hambatan dalam proses penerapan PCARE BPJS pada institusi
pelayanan kesehatan primer seperti puskesmas, namun jika ditelisik
lebih dalam , kita akan menjumpai begitu banyak yang perlu
dipertimbangkan dan diupayakan seperti :
Sabtu, 30 Maret 2013
MENINGKATKAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PELAYANAN KESEHATAN PUSKESMAS
MENINGKATKAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PELAYANAN KESEHATAN PUSKESMAS
Puskesmas
Minasatene merupakan salah satu bentuk swadaya masyarakat yang dibangun pada
tahun 1974, Puskesmas Minasatene terletak diwilayah Kecamatan Minasatene dan
Kec.Pangkajene , Kabupaten Pangkep. Luas
wilayah Kerja Puskesmas Minasatene 49,2 Km².dengan 6 Kelurahan /Desa yaitu:
Kelurahan Minasatene,Kelurahan Biraeng, Kelurahan Bt.Kio,Kelurahan Bt.Langkasa,
Desa Kabba, Desa Panaikang, yang bervariasi
secara geografi yang terdiri dari
dataran rendah pegunungan,perkotaan, dan pedesaan.
Puskesmas
Minasatene mempunyai 3 Pustu , 4 Poskesdes
yang tersebar dibeberapa wilayah kerja
Puskesmas Minasatene , dan 23 posyandu dan Pos UKK yang tersebar dibebarapa
Kel/Des Kecamatan Minasatene, diantaranya posyandu Usila dan Balita yang
terdiri dari 4 Posyandu Mandiri, 11 Posyandu
Purnama , 8 Posyandu Madya , Pos UKK di Kel Minasatene dan di Kel. Biraeng
, 6 Desa Siaga Aktif , serta Wilayah KSI (Kecamatan sayang Ibu). Dan jumlah
staf Puskesmas 42 orang . Pustu : 4 orang, Poskesdes : 4
orang
Dalam rangka mewujudkan visi Pembangunan Nasional dengan masyarakat yang sehat ,mandiri dan berkeadilan . masyarakat yang hidup dalam lingkungan dan prilaku yang sehat,memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan merata serta memiliki derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.
Sebagai
salah satu pusat kesehatan masyarakat (PUSKESMAS) di Kabupaten Pangkep diharapakn bisa memberikan yang terbaik dan
maksimal dalam meningkatkan Pelayanan kesehatan masyarakat ,salah satu wujud pelayanan kesehatan Puskesmas
Minasatene, yakni : Melayani pasien rawat jalan, yang tediri dari Poliklinik
umum ,Gigi, KIA, Ruang Laktasi , GSI Center ,Gizi, Usila, dan Klinik Sanitasi, dengan
fasilitas Medical Record berbasis komputerisasi lengkap dengan Riwayat penyakit
pasien berobat ke Puskesmas. Selain itu
melayani pasien rawat inap dan UGD 24 jam dan rujukan, dengan fasilitas 2 mobil
ambulance yang selalu
stand by sebagai fasilitas rujukan
pasien gawat darurat ke RSUD .
Fasilitas
Rawat Inap mempunyai 5 ruangan dengan 10 tempat tidur .Empat tempat tidur untuk
pasien umum. Empat tempat tidur untuk Nifas dan 2 tempat tidur untuk
persalinan.
Pada tahun 2012 jumlah kunjungan Puskesmas Minasatene 18.835,
yang mengalami peningkatan, dengan melihat hasil jumlah rata-rata kunjungan Rawat
Jalan perbulan kurang lebih mencapai 1500 kunjungan,dengan rata-rata kunjungan baru kurang
lebih 120 kunjungan. Kasus
yang paling banyak datang berkunjung ke sarana pelayanan kesehatan Puskesmas
Minasatene adalah Infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) yaitu 2.543 kasus , sedangkan
jumlah kunjungan rawat inap di Puskesmas Minasatene pada tahun 2012 sebanyak
112 kunjungan. “kedepannya Puskesmas Minasatene berusaha semoga
bisa mewujudkan fasilitas Rawat inap yang lebih baik dari kelas III.
”Untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan yang diberikan,
kami berupaya agar tetap memberikan pelayanan kesehatan tanpa harus membatasi
kunjungan diluar wilayah kerja kami , baik itu : Jamkesda, Jamsostek, Askes,dan
Jamkesmas”. Dan berharap masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang lebih baik,
dan memuaskan”.
PENGUATAN
SISTEM INFORMASI KESEHATAN PUSKESMAS UNTUK
PENINGKATAN DATA DAN EFISIENSI KERJA
Minggu, 17 Juni 2012
PROMKES SEDEKAH SAMPAH
Sampah hanya akan mengotori lingkungan kalau
hanya dibuang begitu saja, namun bisa sangat berguna asal kreatif
memanfaatkannya. di Puskesmas
Minasatene, sampah-sampah dikumpulkan untuk sedekah bagi yang membutuhkan
lingkungan bersih dan sehat. "Metode sedekah sampah ini harapannya dapat
menjadi solusi penanganan sampah dengan mudah, murah plus ibadah,"
Dikatakan mudah dan murah karena pelaksanaan program ini sangat sederhana, bisa dilakukan di mana saja. Tidak butuh pencatatan detail, tidak butuh Sumber Daya Manusia (SDM) dengan kompetensi tertentu, membutuhkan sarana dan prasarana yang tidak terlalu rumit.
Pelaksanaan program ini dimulai dengan memilah-milah sampah di setiap rumah lalu mengumpulkannya ke Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPPS) yang telah ditentukan. Setelah terkumpul, sampah-sampah tersebut dijual ke pengepul sampah.
Dikatakan mudah dan murah karena pelaksanaan program ini sangat sederhana, bisa dilakukan di mana saja. Tidak butuh pencatatan detail, tidak butuh Sumber Daya Manusia (SDM) dengan kompetensi tertentu, membutuhkan sarana dan prasarana yang tidak terlalu rumit.
Pelaksanaan program ini dimulai dengan memilah-milah sampah di setiap rumah lalu mengumpulkannya ke Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPPS) yang telah ditentukan. Setelah terkumpul, sampah-sampah tersebut dijual ke pengepul sampah.
Selasa, 10 April 2012
Minggu, 12 Februari 2012
LOKAKARYA MINI PUSKESMAS
Lokakarya mini bulanan, adalah suatu kegiatan pertemuan intern Puskesmas dalam rangka pemantauan hasil kerja petugas dengan cara :
- membandingkan rencana kerja bulan lalu dari
setiap petugas dgn hasil kerjanya
- membandingkan cakupan kegiatan dari daerah
binaan dengan targetnya
- tersusunnya rencana kerja bulan berikutnya
Lokakarya Mini Tribulan, adalah suatu kegiatan pertemuan lintas sektor secara tribulan dalam rangka ;
sektor
- tersusunnya rencana kerja tribulanan
berikutnya
Lokakarya mini Bulanan
1. Lokakarya Mini Bulanan Pertama
1. Lokakarya Mini Bulanan Pertama
Lokakarya mini Tribulan Lintas sektor
1. Lokakarya Mini Tribulan yang pertama
2. Lokakarya Mini Tribulan Rutin Kamis, 20 Oktober 2011
MENGENAL SIMPUS LEBIH DEKAT UNTUK PUSKESMAS
LATAR BELAKANG SIMPUS
Puskesmas sebagai salah satu institusi pelayanan umum, dapat dipastikan membutuhkan keberadaan sistem informasi yang akurat dan handal, serta cukup memadai untuk meningkatkan pelayanan puskesmas kepada para pengguna (pasien) dan lingkungan terkait. Dengan lingkup pelayanan yang begitu luas, tentunya banyak sekali permasalahan kompleks yang terjadi dalam proses pelayanan di puskesmas. Banyaknya variabel di puskemas turut menentukan kecepatan arus informasi yang dibutuhkan oleh pengguna dan lingkungan puskesmas.
PENGUATAN DATA BASE PUSKESMAS DI KABUPATEN PANGKEP DENGAN PENDEKATAN TEKHNOLOGI INFORMATIKA
PENGUATAN DATA BASE PUSKESMAS
DI KABUPATEN PANGKEP
DENGAN PENDEKATAN TEKHNOLOGI INFORMATIKA
PENDAHULUAN
Puskesmas merupakan salah satu institusi pemerintah yang memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di suatu wilayah tertentu. Lingkup pelayanan yang begitu luas, tentunya berpotensi menimbulkan permasalahan yang kompleks sehingga keberadaan system informasi yang akurat dan handal mutlak diperlukan. Sistem informasi diperlukan untuk mengumpulkan, mencatat, mengelola, menyimpan dan memanfaatkan data untuk menyelesaikan masalah-masalah kesehatan masyarakat. Namun banyaknya variabel di puskemas turut menentukan kecepatan arus informasi yang dibutuhkan oleh pengguna di lingkungan puskesmas.
Saat ini pengumpulan data di puskesmas sebagian besar masih dikerjakan secara manual, dengan melakukan pencatatan pada buku-buku registrasi dan mengisi beberapa jenis formulir. Metode ini tidak efisien dari sisi waktu dan tenaga karena seringkali terjadi pengulangan pekerjaan yang sama untuk beberapa formulir yang berbeda. Masih sedikit puskesmas yang menggunakan komputer untuk mengolah data, apalagi memanfaatkan data bagi kepentingan kepentingan pengambilan keputusan.
RENSTRA PUSKESMAS MINASATENE PERIODE 2011 - 2015
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dokumen Rencana Strategis (Renstra) Puskesmas Minasatene Kabupaten Pangkep ini adalah dokumen kerja Dinas/SKPD untuk masa kerja lima tahun mendatang. Dokumen ini menjadi penting karena dalam masa lima tahun tersebut, SKPD berkewajiban untuk mempertanggung jawabkan kinerjanya sesuai dengan dokumen perencanaan ini. Selain itu urgensi penyusunan Renstra SKPD ini adalah :
1. Menjadi acuan penyusunan Renja SKPD
2. Dasar penilaian kinerja Kepala SKPD
3. Menjadi acuan penyusunan Lakip SKPD
Langganan:
Postingan (Atom)




















